Pukul 03.06 aku kembali bersimpuh dihadapan Tuhan-ku, melangitkan sebuah do'a yang selalu terpanjatkan. Doa ku sederhana, aku hanya memintamu untuk tetap tinggal, meski pada kenyataannya itu merupakan satu hal yang sulit. Tapi tak apa, aku tetap percaya Tuhan-ku akan mengijabah setiap do'a yang aku panjatkan ini, aku hanya perlu bersabar karena ada pepatah yang mengatakan do'a itu ibarat kita sedang mengayuh sepeda, hingga akhirnya sampai pada tujuan yang kita inginkan. Jujur, terkadang semuanya terasa sulit, lagi-lagi disini aku bertahan untuk sebuah nama. Entahlah, aku sendiri tidak mengerti kenapa aku bisa seperti ini. Aku seakan dibutakan oleh satu hal yang bernama CINTA. Bayangkan saja, aku rela menunggu-nya untuk kembali menatap ku. Bodoh memang, sampai orang-orang disekeliling ku berkata "untuk apa bersusah payah menunggunya? Itu akan membuat mu semakin terluka nona". Ahh, lagi-lagi mereka benar, aku ini kenapa? Mengapa aku bisa sebodoh ini?! Andai aku bisa...
Welcome to TeLe Blog and happy reading