Hai
tuan, apa kabar ?
Malam
ini aku ingin memberitahu mu sesuatu, ku mohon dengarkanlah sejenak
Ini
perihal kau dan rindu
Tuan,
sejujurnya aku ingin sekali mengatakan jika saat ini aku amat merindukan mu
Tapi
sayangnya aku tak memiliki nyali untuk mengatakan itu semua padamu
Aku
hanya takut kau akan merasa risih padaku, terlebih pada rinduku ini
Tuan,
sedang apa kau sekarang?
Malam
ini hujan kembali turun
Entahlah,
seakan ia mengerti jika aku sedang menulis sesuatu untukmu
Menuliskan
setiap rindu yang ingin aku sampaikan padamu
Bahkan
aku sempat bertanya padanya, hari-hari yang ku lewati tanpa mu ini, akankah bisa
ku bayar di hari-hari yang akan datang nantinya?
Tuan,
aku rindu
Ingin
rasanya melihat senyummu, bahkan aku rindu mendengar ceritamu hari ini
Rindu
memainkan setiap helai rambutmu hingga kau terlelap, rindu menerobos derasnya
hujan dijalanan sana bersamamu
Ada
banyak hal yang selalu aku rindukan tentang mu tuan
Bahkan
saking rindunya, sudah seminggu ini aku selalu memimpikanmu
Tuan
…
Lewat
tulisan ini, aku hanya ingin kau tahu, jika setiap detik yang ku lewati tanpamu
adalah hal terberat yang pernah aku rasakan selama hidupku
Mungkin
ini terdengar berlebihan, tapi biarlah karena pada kenyataanya akulah yang
merasakan itu semua
Aku
sempat menyalahkan waktu dan keadaan, mengapa mereka tak pernah berpihak
kepadaku?
Tapi
aku sadar, mereka tak pernah salah, yang salah adalah aku
Aku
yang tak pernah bisa menahan rindu ini padamu
Saat
ini, biarlah rindu ini mengalir dengan semestinya
Aku
hanya perlu menunggu kapan hari itu akan datang, hari dimana rindu ku ini lunas
terbayarkan
Comments
Post a Comment