Skip to main content

PERIHAL KAU DAN RINDU

Hai tuan, apa kabar ?

Malam ini aku ingin memberitahu mu sesuatu, ku mohon dengarkanlah sejenak

Ini perihal kau dan rindu

 

Tuan, sejujurnya aku ingin sekali mengatakan jika saat ini aku amat merindukan mu

Tapi sayangnya aku tak memiliki nyali untuk mengatakan itu semua padamu

Aku hanya takut kau akan merasa risih padaku, terlebih pada rinduku ini

 

Tuan, sedang apa kau sekarang?

 

Malam ini hujan kembali turun

Entahlah, seakan ia mengerti jika aku sedang menulis sesuatu untukmu

Menuliskan setiap rindu yang ingin aku sampaikan padamu

Bahkan aku sempat bertanya padanya, hari-hari yang ku lewati tanpa mu ini, akankah bisa ku bayar di hari-hari yang akan datang nantinya?

 

Tuan, aku rindu

Ingin rasanya melihat senyummu, bahkan aku rindu mendengar ceritamu hari ini

Rindu memainkan setiap helai rambutmu hingga kau terlelap, rindu menerobos derasnya hujan dijalanan sana bersamamu

Ada banyak hal yang selalu aku rindukan tentang mu tuan

Bahkan saking rindunya, sudah seminggu ini aku selalu memimpikanmu

 

Tuan …

Lewat tulisan ini, aku hanya ingin kau tahu, jika setiap detik yang ku lewati tanpamu adalah hal terberat yang pernah aku rasakan selama hidupku

Mungkin ini terdengar berlebihan, tapi biarlah karena pada kenyataanya akulah yang merasakan itu semua

Aku sempat menyalahkan waktu dan keadaan, mengapa mereka tak pernah berpihak kepadaku?

Tapi aku sadar, mereka tak pernah salah, yang salah adalah aku

Aku yang tak pernah bisa menahan rindu ini padamu

 

Saat ini, biarlah rindu ini mengalir dengan semestinya

Aku hanya perlu menunggu kapan hari itu akan datang, hari dimana rindu ku ini lunas terbayarkan


Comments